Tidak ada seorang manusiapun yang terbebas dan luput dari dosa. Allah SWT disamping menciptakan manusia dengan kesempurnaannya, juga menciptakan kelemahannya ( وخلق الانسان ضعيفا ) Dengan kelemahan kelemahan yang dimiliki manusia itu, tentu sangat berpotensi melakukan kesalahan kesalahan.
Rasulullah ṣallā al-lāhu 'alaihi wa sallam bersabda, كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ. "Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat." (HR. Tirmiżi no. 2499, Ṣahih al-Targīb 3139)
Selain itu, Al-Qur'an juga menyebutkan jenis orang yang mungkin akan menghuni neraka, seperti yang berbuat zalim, kafir, atau yang melakukan perbuatan dosa besar. Salah satunya disebutkan dalam surah Al-Hijr yang artinya, "Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (para pengikut setan) semuanya.
Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Setiap anak Adam berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang bertobat." Hadis hasan - Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah. Uraian. Manusia tidak terlepas dari kesalahan, lantaran ia difitrahkan dengan kelemahan
"Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah benar-benar akan menghilangkan kamu, dan pasti akan mendatangkan suatu kaum yang mereka akan berbuat dosa, lalu mereka akan memohon ampun kepada Allah, lalu Dia akan mengampuni mereka".(Shahih Muslim)
AlQuranPedia.Org - Setiap manusia pasti pernah berbuat dosa dan kesalahan, namun pendosa terbaik adalah mereka yang bertaubat atas dosa-dosanya. Bahkan di dalam suatu hadits yang sahih disebutkan bahwa jikalau ada suatu kaum yang tidak melakukan dosa maka akan Allah ganti dengan kaum lain yang berbuat dosa lantas mereka bertaubat.
.
hadits manusia tempat salah dan dosa